Masih saya ingin berbicara tentang kami lagi.
Ada juga dia bertanya, apa yang membuka pintu hati saya untuk menerimanya. Jawap saya, kesungguhannya. Benar, kesungguhannya dan sikap tidak putus asanya lah yang melembutkan hati saya. Kerana saya punya banyak kelemahan. Saya punya banyak kepincangan.
Saya memerlukan seseorang yang tidak akan berputus asa dengan saya, biarpun kekurangan saya mungkin menggoyangkan hubungan kami. Saya memerlukan seseorang yang tidak akan melepaskan tangan saya, biar sekuat mana saya meronta. Saya memerlukan seseorang yang melihat keburukan saya tapi tetap juga cinta itu ada dalam hatinya.
Sungguh.. selama ini saya menutup hati saya ketat-ketat kerana saya takut terluka. Kerana saya sedar kekurangan saya. Sehingga datangnya dia.
Semoga ALLAH menetapkan hati kami untuk saling mengasihi hingga syurga nanti.
Wednesday, 25 December 2013
Saturday, 21 December 2013
Kami
Diam tak diam sudah 7 tahun ikatan ini.
Mengingatkan saat mula2 bertemu, sungguh tak terjangka jodoh ini. Masakan tidak, ketika itu saya hanya 'watak sampingan'. Rupanya itulah caranya ALLAH merencana pertemuan kami yang akhirnya membawa kepada ikatan jodoh.
Terkadang tersenyum saya sendiri, orang yang dulunya saya 'tarik tali' kini merupakan separuh dari jiwa. Tapi tak pernah pula mengaku depan orangnya.. malu. Hihi. Kini, kami punya keluarga kecil kami sendiri.
Semoga ALLAH merahmati ikatan kami ini hingga ke jannah.
Mengingatkan saat mula2 bertemu, sungguh tak terjangka jodoh ini. Masakan tidak, ketika itu saya hanya 'watak sampingan'. Rupanya itulah caranya ALLAH merencana pertemuan kami yang akhirnya membawa kepada ikatan jodoh.
Terkadang tersenyum saya sendiri, orang yang dulunya saya 'tarik tali' kini merupakan separuh dari jiwa. Tapi tak pernah pula mengaku depan orangnya.. malu. Hihi. Kini, kami punya keluarga kecil kami sendiri.
Semoga ALLAH merahmati ikatan kami ini hingga ke jannah.
Cinta
Cinta itu aneh.
Ada masa sungguh bahagia.
Hati berbunga-bunga, terdengar lagu ria.
Ada masa juga peritnya tidak tertanggung.
Hati bagai dihiris, lukanya terkesan dalam.
Namun tetap juga cinta itu tidak terpadam.
Cinta,
pahit manisnya tetap bersama.
Ada masa sungguh bahagia.
Hati berbunga-bunga, terdengar lagu ria.
Ada masa juga peritnya tidak tertanggung.
Hati bagai dihiris, lukanya terkesan dalam.
Namun tetap juga cinta itu tidak terpadam.
Cinta,
pahit manisnya tetap bersama.
Subscribe to:
Posts (Atom)